| Home | | |


Showing posts with label Ibrah. Show all posts
Showing posts with label Ibrah. Show all posts

Wednesday, September 16, 2009

IBLIS TERPAKSA BERTAMU KEPADA RASULALLAH

Assalamu'alaikum wr.wb.

Pembaca sekalian yang di Rahmati oleh Allah SWT.

Semoga tulisan dibawah ini sebagai Muhasabah bagi diri kita Semua!!

...............

Dari Muadz bin Jabal dari Ibn Abbas:Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba - tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: "Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? sebab kalian akan membutuhkanku".

Rasulullah bersabda:"Tahukah kalian siapa yang memanggil?"

Kami menjawab: "Allah dan rasulNya yang lebih tahu." Beliau melanjutkan, "itu iblis, laknat Allah bersamanya." Umar bin Khattab berkata:"Izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah."

Nabi menahannya: "Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik. "

Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. di janggutnya terdapa 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi.Iblis berkata: "Salam untukmu Muhammad,... . salam untukmu para hadirin... " Rasulullah SAW lalu menjawab: " Salam hanya milik Allah SWT, sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu? "Iblis menjawab: " Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa. " " Siapa yang memaksamu? "" Seorang malaikat utusan Allah mendatangiku dan berkata: " Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri.beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. jawabalah dengan jujur semua pertanyaannya.... Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin. " oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacianmusuh. "OrangYang Dibenci IblisRasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis : " Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?"Iblis segera menjawab: " Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk Allah yang paling aku benci."

" Siapa selanjutnya?"

"Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT."

" lalu siapa lagi? "

" Orang Aliim dan wara' (Loyal)"

" Lalu siapa lagi? "" Orangyang selalu bersuci. "" Siapa lagi? "

" Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepda orang lain. ""apa tanda kesabarannya? "

" Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang - orang yang sabar. "

" Selanjutnya apa? "

" Orang kaya yang bersyukur."

" apa tanda kesyukurannya ?"

"Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya ."

"Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu? "

"Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam. "

" Umar bin Khattab ?"

"Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur. "

" Usman bin Affan? "

" Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya ."

" Ali bin Abi Thalib? "

" Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. tetapi ia tak akan mau melakukan itu. " (Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT)Amalan Yang Dapat Menyakiti Iblis

"Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat? "

" aku merasa panas dingin dan gemetar. "

" Kenapa? "

" Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat. "

"Jika seorang umatku berpuasa? "

" Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka ."

" Jika ia berhaji? "

" Aku seperti orang gila. "

"Jika ia membaca al-Quran? "" Aku merasa meleleh laksana timah diatas api. "

" Jika ia bersedekah? "

"Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji ."

" mengapa bisa begitu? "

" sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya. "

" apa yang dapat mematahkan pinggangmu? "

" suara kuda perang di jalan Allah. "

" Apa yang dapat melelehkan tubuhmu? "" taubat orang yang bertaubat. "

" apa yang dapat membakar hatimu? "

" istighfar di waktu siang dan malam ."

" Apa yang dapat mencoreng wajahmu ?"

"sedekah yang diam - diam."

" Apa yang dapat menusuk matamu? "

" Shalat fajar. "

" Apa yang dapat memukul kepalamu? "

" Shalat berjamaah ."

" Apa yang paling mengganggumu? "

" Majelis para ulama(orang ali dan berilmu). "

" bagaimana cara makanmu? "

" dengan tangan kiri dan jariku. "

" dimanakah kau menaungi anak - anakmu di musim panas? "

" di bawah kuku manusia."

Manusia Yang Menjadi Teman IblisNabi lalu bertanya : " Siapa temanmu wahai Iblis? "" Pemakan riba. "

" Siapa sahabatmu? "

"Pezina. "

" Siapa teman tidurmu? "" Pemabuk .."

" Siapa tamumu? "

" Pencuri. "

" Siapa utusanmu? "

" Tukang sihir. "

"Apa yang membuatmu gembira? "

" Bersumpah dengan cerai ."" Siapa kekasihmu? "

" Orang yang meninggalkan shalat jumaat "

" Siapa manusia yang paling membahagiakanmu? "

" orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja ."

IblisTidak Berdaya Di hadapan Orang Yang IkhlasRasulullah SAW lalu bersabda : " Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu. "Iblis segera menimpali:" tidak , tidak ... tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir.. Bagaimana kau bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku. Demi yang menciptakan diriku dan memberikan ku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua. Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang shaleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas."

" Siapa orang yang ikhlas menurutmu ?"

" Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahwa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas . Jika kau lihat seseorangyang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjunang, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas , maka akumeninggalkannya. Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku. "

Iblis Dibantu oleh 70.000 anak - anaknya.

Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak. Dan setiap anak memiliki 70.000 syaithan. Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk menggangu anak - anak muda, sebagian untuk menganggu orang – orang tua, sebagian untuk menggangu wanta- wanita tua, sebagian anak-anakku juga aku tugaskan kepada para Zahid.Aku punya anak ynag suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada shalat berjamaah. tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu shalat berjamaah. aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan pahalanya terhapus.Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia, jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan terhapus.Pada setiap seorang wanita yang berjalan, anakku dan syaithan duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya. Syaithan juga berkata,"keluarkan tanganmu", lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaithan pun menghiasi kukunya.mereka, anak - anakku seleu meyusup dan berubah ari satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu yang lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka.Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas , namun mereka tidak merasa.Tahukah kamu, Muhammad? bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.Cara Iblis MenggodaTahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku?Akulah mahluk pertama yang berdusta.Pendusta adalah sahabatku. barangsiapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku.Tahukah kau Muhammad?Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahwa aku benar-benar menasihatinya...Sumpah dusta adalah kegemaranku.Ghibah(gosip) dan Namimah(Adu domba) kesenanganku.Kesaksian palsu kegembiraanku. ..Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. sebab barang siapa membiasakan dengan kata - kata cerai, isterinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat. jadi semua anak -anak zina dan ia masuk neraka hnaya karena satu kalimat, CERAI.Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur ulur shalat. Setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia manundanya hingga ia melaksanakan shalat di luar waktu, maka shalat itu dipukulkannya kemukanya.Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia shalat. Namun aku bisikkan ke telinganya 'lihat kiri dan kananmu', iapun menoleh. Pada saat iatu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku katakan 'shalatmu tidak sah'Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam shalatnya akan dipukul.Jika ia shalat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas. ia pun shalat seperti ayam yang mematuk beras.jika ia berhasil mengalahkanku dan ia shalat berjamaah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkannya sebelum imam.Kamu tahu bahwa melakukan itu batal shalatnya dan wajahnya akan dirubah menjadi wajah keledai..Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup mulutnya ketika mnguap, syaithan akan masuk ke dalam dirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia. Dan iapun semakin taat padaku.Kebahagiaan apa untukmu, sedanga aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. aku katakan padaknya, 'kamu tidak wajib shalat, shalat hanya wajib untuk orang yang berkecukupan dan sehat. Orang sakit dan miskin tidak , jika kehidupanmu telah berubah baru kau shalat.'Ia pun mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan shalat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan.Wahai Muhammad, jika aku berdusta Allah akan menjadikanku debu.Wahai Muhammad, apakah kau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari islam? "

10 Permintaan Iblis kepada Allah SWT

" berapa yang kau pinta dari Tuhanmu ?"

" 10 macam "

" apa saja ?"

" aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan.

Allah berfirman, "berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan. " (QS Al-Isra :64)

Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. akujuga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba, aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah, maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaithan.aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal. aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku. aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku. Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Quranku.Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku. Aku minta agar Allah memberikanku saudara, maka Ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.Allah berfirman, " Orang - orang bros adalah saudara - saudara syaithan. " (QS Al-Isra : 27)

Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku. dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalamaliran darah manusia.

Allah menjawab, "silahkan", aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat. sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.

Iblis berkata : "wahai Muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan menggoda.

"Jika aku bisa menyesatkan , tak akan tersisa seorangpun. sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah. Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini. kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara.Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.

Rasulullah SAW lalu membaca ayat :" mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT " (QS Hud :118 - 119)

Juga membaca, "Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku " (QS Al-Ahzab : 38)

Iblis lalu berkata: " wahai Rasul Allah takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin pendudk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin mahluk - mahluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. Aku si celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. dan aku tak berbohong. "


.............

Free source, no copyright in Islam.

Read More......

Monday, April 06, 2009

Serentak dalam menentukan awal-akhir Ramadhan Sedunia!

Mungkinkah? Inilah yang mungkin pertama kali terlintas dalam benak kita. Sebab, banyak aspek yang perlu diselesaikan dalam tubuh umat Islam untuk mewujudkannya. Yang pasti, masalah perbedaan mengawali puasa mupun penetapan 1 Syawal sedikit atau banyak- akan menodai suasana gembira saat-saat menjelang Ramadhan maupun Idul Fitri, walaupun ada kelompok masyarakat yang mengajak umat untuk mengabaikan masalah itu dengan alasan 'wajar'.
Download
Masalah yang selalu berulang dan tak kunjung terselesaikan. Masalah ini menjadi tidak sesederhana perbedaan 'wajar' umat Islam seperti perbedaan fiqih dalam lingkup privat, tapi memiliki makna yang lebih dalam dan luas, yaitu hilangnya peran sistem politik Islam dalam ruang publik. Dampaknya tentu tidak sekadar sulitnya menyatukan 1 Syawal, tapi telah mengabaikan banyak tuntutan hukum, bahkan yang lebih besar, seperti upaya penyatuan 1,4 miliar umat Islam yang terkerat-kerat dalam lebih dari 50 negara bangsa (nation state), mendamaikan kelompok-kelompok Islam yang bertikai dengan menumpahkan darah -seperti sunni vs syiah- dan penerapan Islam kaffah.

Sudah menjadi rahasia umum kalo tiap awal dan akhir Ramadhan ini selalu membuat kita berbeda dalam memulainya. Ada yang lebih dulu sehari, dengan alasan sudah terlihat hilal, tapi ada juga yang tetap konsisten rukyatul kalender alias melihat kalender hijriah hasil hisab, dan yang pasti di negeri ini tidak pernah beda dengan kalender meskipun ada tim rukyat yang dibentuk dan ditunjuk. Dalam suatu acara seminar Penentuan Awal Akhir Ramadhan di Kota Pasuruan yang salah satu pembicara adalah Kyai dari Pondok Sidogiri Pasuruan (Bagian Falakiyah), waktu itu beliau mengungkapkan bahwa sebetulnya rukyat yang dilakukan di Indonesia ini 'boongan' karena sebetulnya hasil dari rukyat itu sudah ada, jadi ketika ada jumpa pers tinggal mengumumkan saja.

Perbedaan penentuan 1 Syawal, begitu juga 1 Ramadhan (selanjutnya disebut awal-akhir Ramadhan) diawali dari penunjukan dalil yang memang menimbulkan lebih dari satu dugaan kuat hukum atas masalah ini. Ada yang menggunakan metode rukyat (melihat hilal), sedangkan yang lain dengan metode hisab (perhitungan). Masalah ini semakin rumit karena sesama mazhab rukyat dan hisab pun ternyata berbeda. Metode rukyat, ada yang global dan lokal. Rukyat lokal selanjutnya dihadapkan pada masalah penentuan batas-batas imaginer berlakunya rukyat. Jika mengikut pendapat Imam Syafi'i yang menggunakan sistem matla', maka setiap 133 km harus dilakukan rukyat. Tapi biasanya, batas wilayah negara bangsa (nation state) lebih mendapat dasar legitimasi -termasuk Indonesia- atas dasar nasionalisme.

Nah, melihat beberapa permasalahan diatas maka dalam tulisan ini akan dibahas setidaknya tiga hal: Pertama, tentang rukyat dan rukyat global. Kedua, tentang hisab. Ketiga, tentang wajibnya serentak dalam memulai dan mengakhiri Ramadhan. Kita batasi dengan tiga poin ini. Supaya tidak panjang dan melebar kemana-mana. Maklum, panjang kalo dikalikan lebar kan hasilnya jadi luas.

Melihat hilal

Yang dimaksud dengan hilal adalah bulan sabit pertama yang tampak setelah bulan baru (ijtima’) Tampaknya di ufuk sebelah barat menjelang maghrib.

Ijtima’ adalah bertemunya bulan dan matahari pada bujur ekliptik yang sama. Bila lintangnya juga sama terjadilah gerhana matahari. Para astronom kini sanggup memprediksi ijtima’ ribuan tahun ke depan dengan kesalahan kurang dari semenit. Ijtima’ terjadi serentak, dan cuma sekali setiap bulan. Kecuali saat gerhana, peristiwa ijtima tidak bisa dilihat karena matahari di belakang bulan sangat menyilaukan.

Setelah ijtima’ bulan yang makin tinggi lambat laun akan menyentuh horizon bagi tempat di muka bumi yang sedang mengalami matahari terbenam. Bila bulan ini tepat di horizon, dikatakan irtifa’nya nol dan sejak itu dia wujud (wujud ul hilal). Makin lama irtifa’ ini makin besar. Dalam 24 jam (sehari) dia akan naik sekitar 12 derajat. Para astronom berdasarkan pengamatan puluhan tahun mendapatkan bahwa hilal baru akan teramati ketika irtifa minimal 5 derajat. (Dr. Ing. Fahmi Amhar, pada makalah, Teknologi Pemburu Hilal)

Melihat hilal, atau dalam bahasa Arab disebut rukyatul hilal, adalah sebuah metode untuk menentukan awal atau akhir dari umur bulan. Karena dalam kalender Islam itu jumlah harinya tidak tetap, yakni kalo tidak 29 ya 30 hari dalam setiap bulannya. Khusus untuk bulan Sya’ban dan Ramadhan, Rasulullah saw. Memberikan perhatian lebih dalam mengamati hilal ini.

Dari Aisyah ra., ia berkata: ”Adalah Rasulullah saw. sangat mencermati keadaan hilal pada bulan Sya’ban, melebihi perhatian beliau akan bulan selain Sya’ban. Beliau pun melakukan puasa Ramadhan karena terlihatnya hilal. Maka apabila hilal terhalang awan, beliau menghitung 30 hari, kemudian beliau berpuasa.” (HR Ahmad, Abu Dawud, Daruquthni).

Dalam hadis lain Rasulullah saw. menyampaikan, ”Berpuasalah kalian karena melihat bulan sabit, dan berhari rayalah kalian ketika melihat bulan sabit. Maka, jika mendung menghalangi penglihatan kalian dari melihat bulan sabit, sempurnakanlah 30 hari bulan Sya’ban” (HR Bukhari dan Muslim)

«صُوْمُوْا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوْا لِرُؤْيَتِهِ»

“Berpuasalah kalian karena melihat bulan, dan berhari rayalah kalian karena melihatnya.”
(HR. Muslim)

«فَإِنْ أُغْمِيَ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوْا عِدَّةَ شَعْبَانَ»

“Jika mendung telah menghalangi kalian, maka sempurnakanlah (genapkanlah) hitungan Sya’ban.”
(HR. Muslim)

« فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ»
“Siapa saja di antara kalian yang menyaksikan bulan (hilal Ramadhan), maka hendaknya dia berpuasa.” (QS. Al-Baqarah [02]: 185)

Ini menjadi dalil bahwa metode penentuan bulan baru dalam Islam dilakukan dengan rukyatul hilal alias melihat hilal.

Rukyat global

Rukyat global maksudnya adalah satu pengamatan berlaku untuk seluruh dunia. Sehingga serentak memulai dan mengakhiri Ramadhan. Itu maksudnya. Hal ini tentu juga berdasarkan dalil.

Ketiga imam madzhab, yakni Imam Abu Hanifah, Imam Malik, dan Imam Ahmad sepakat bahwa penentuan awal-akhir Ramadhan harus dengan rukyat global, tanpa lagi mempertimbangan mathla’ (jarak wilayah) untuk daerah tertentu. Misalnya pengikut Imam Syafi’i menentukan radius 120 km. Maka, antara Jakarta dengan Bandung saja bisa berbeda memulai Ramadhan jika mengikut pendapat ini (rukyat lokal). Jika mengadopsi rukyat global, berarti seluruh dunia seharusnya bisa serentak memulai awal dan akhir Ramadhan ini.

Maka, menurut Imam asy-Syaukani, ”Pendapat yang layak dijadikan pegangan adalah, apabila penduduk suatu negeri telah melihat bulan (rukyatul hilal), maka rukyat ini berlaku pula untuk seluruh negeri-negeri yang lain.” (Imam Asy Syaukani, Nailul Authar, Jilid III, hlm. 125)

Hisab adalah :

Hisab artinya menghitung. Sebelum dijelaskan lebih jauh, sebaiknya perlu mengenal terlebih dahulu bahwa ukuran waktu dalam penanggalan Islam (kalender hijriah) itu didasarkan pada peredaran bulan murni. Jadi hitungannya berdasarkan umur bulan. Bukan matahari. Berbeda dengan kalender Masehi yang penanggalannya didasarkan pada peredaran bumi mengelilingi matahari. Jelas sangat berbeda sekali.

Melalui hisab inilah penanggalan kalender hijriah disusun dan tanggalnya kadang ditemukan di beberapa kalender untuk mendampingi kalender masehi yang sudah diterapkan secara internasional. Misalnya, tanggal 20 September 2009 di kalender kita saat ini, itu sama dengan 1 Syawal 1430 H. Itu berdasarkan perhitungan ahli hisab. Jangankan setahun ke depan, seratus tahun ke depan pun dengan metode hisab bisa ditentukan kapan satu Ramadhan diawali dan diakhiri. Memudahkan memang. Apalagi setelah berkembang teknologi di bidang astronomi yang dilengkapi peralatan canggih bisa menentukan kapan gerhana matahari, kapan gerhana bulan, dan tentunya kapan memulai ibadah-ibadah sampai ribuan tahun ke depan (sebelum kiamat tentunya) dengan tingkat akurasi tinggi, kalo pun meleset tak lebih dari 1 menit.

Pertanyaannya, apakah hisab itu diperbolehkan? Para fuqaha berbeda pendapat dalam masalah ini. Dahulu para imam madzhab tidak membolehkan penggunaan hisab, sebab hisab tidak memberikan hasil perhitungan yang meyakinkan bahkan tidak menghasilkan perhitungan yang rajih. Sebabnya apa? Karena saat itu ilmu hisab belum berkembang dengan bantuan teknologi seperti sekarang.

Dalam kitab Syarah Shahih Muslim karya Imam Nawawi, jilid VII hlm. 192 dan dalam kitab Fathul Bari Bisyarhi Shahih Al Bukhari karya Ibnu Hajar Al Asqalani, jilid V hlm. 126-127 terdapat hadits Nabi saw.: Kami adalah umat yang ummi. Kami tidak dapat menulis atau menghitung. Satu bulan ada begini, begini, begini (seraya menyodorkan kesepuluh jari tangan tiga kali, dengan menekuk jari jempol pada sodoran ketiga) dan satu bulan adalah begini, begini, begini (dengan membuka semua jari pada ketiga sodoran). (Lafazh hadits menurut Imam Muslim)

Imam Hajar kemudian memberi komentar (syarah) hadits ini sebagai berikut: ”Yang dimaksud dengan hisab dalam hadits ini adalah hisabun nujum (perhitungan ilmu falak) dan peredarannya. Orang-orang dahulu belum mengetahui ilmu itu, kecuali sedikit dan pengetahuannya pun amat sederhana. Dikaitkan dengan puasa dan (perkara) lainnya dengan rukyat adalah untuk menghilangkan kesukaran dari mereka dalam menggunakan hisab peredaran bulan.”

Dalam penjelasan di atas ini, menggunakan metode hisab, apalagi dengan bantuan teknologi astronomi yang cukup bagus, hukumnya boleh. Silakan saja. Namun, perlu diingat bahwa hisab bukan alat utama untuk menentukan awal dan akhir dari umur bulan hijriah. Tapi tugasnya adalah untuk mendukung rukyat. Misalnya untuk menentukan kapan dimulai melihat hilal bulan baru. Ini penting agar jangan sampai baru tanggal 28 sudah melihat hilal. Karena sudah pasti tidak ketemu, karena yang dilakukannya itu adalah rukyatul qomar alias melihat bulan. Maka, pengerjaan hisab pun, akhirnya memang harus dilakukan oleh ahli rukyat yang handal dan mumpuni di bidangnya supaya antara hisab dan rukyat itu saling mendukung,

Serentak dalam menentukan awal-akhir Ramadhan

Memang tidak mudah untuk bisa menyatukan pendapat dalam kondisi kaum muslimin seperti saat ini yang terpecah lebih dari 50 negara dalam ikatan nasionalisme masing-masing. Meski secara ilmiah metode hisab sudah berkembang dengan bagus, memburu hilal pun sudah menggunakan teknologi canggih seperti melengkapi teleskop horizontal dengan kamera digital yang berresolusi geometris tinggi dan juga berresolusi spektral (radiometris) yang luas.

Meskipun sumberdaya manusia kaum muslimin hebat, peralatan canggih, metode menghitung dengan hisab juga oke, tapi kalo nggak ada pemersatunya tetap tidak akan bisa menyatukan kaum muslimin dalam memulai ibadah Ramadhan ini. Karena masing-masing akan mengklaim bahwa metodenyalah yang terbaik.

Itu sebabnya, keberadaan Khilafah Islamiyah akan memberikan solusi, bukan hanya dalam masalah menentukan awal dan akhir Ramadhan, tapi seluruh problem hidup manusia di dunia ini. Khalifah, sebagai kepala negara akan mengambil keputusan untuk menentukan awal dan akhir sebuah bulan. Sebab, akan berpengaruh kepada waktu-waktu ibadah. Padahal, ibadah harus jelas waktunya. Itu sebabnya, kita tidak boleh melaksanakan shalat Idul Fitri tanggal 2 Syawal.

Sehingga untuk menyelesaikan masalah ini Khilafah Islamiyah akan mengerahkan para astronom muslim untuk melakukan rukyat dan laporannya diberikan kepada khalifah sehingga khalifah bisa menentukan keputusan tepat untuk serentak berpuasa. Sedangkan saat ini, kita harus sabar sebab negara sepertinya susah dipercaya. Apalagi selama ini tidak pernah beda dengan kalender yang sudah ditulisi itu. Tapi tentu saja kita harus berupaya mencari informasi yang benar dan akurat tentang rukyatul hilal ini dari berbagai sumber terpercaya di bidangnya.

Jadi, penyatuan awal-akhir Ramadhan umat Islam sedunia adalah sesuatu yang mungkin, bahkan memiliki dasar yang lebih kuat, baik secara teoritis -adanya pendapat rukyat global-, maupun secara metodologis -hak tabanni Khalifah- yang keduanya merupakan hukum syara'. Apalagi jika menimbang aspek penyatuan umat, penerapan syari'ah kaffah di masyarakat dan menyebarkan Islam dengan dakwah dan jihad ke seluruh dunia sebagai bagian tugas seorang Khalifah yang 'wajib' hukumnya. Tentu, ini akan menjadi pendorong yang kuat bagi umat Islam untuk memperjuangkan tegaknya kembali Khilafah yang merupakan institusi politik Islam untuk melaksanakan tugas-tugas di atas. Sebab, tugas-tugas yang hukumnya wajib itu tidak akan terealisasi tanpa adanya Khilafah. Maka, upaya perjuangan tegaknya kembali
Khilafah di tengah-tengah umat hukumnya wajib. Ini sesuai dengan kaidah ushul, 'Ma la yatimmu al-wajib illa bihi fahuwa wajib' (tidak sempurna suatu kewajiban karena suatu hal, maka mewujudkan hal itu hukumnya wajib) yang sangat masyur. Akhir kata, perbedaan yang mengarah pada perpecahan umat Islam harusnya mudah diselesaikan asal metode untuk melakukannya dapat diwujudkan. Energi 'luar biasa' dari keimanan yang melewati batas-batas negara bangsa dan bahkan batas dunia (baca: kematian) dapat dijadikan 'pengikat erat' di antara mereka.

Kita percaya pula sepenuhnya, bahwa kekompakan, persatuan, dan kesatuan Dunia Islam tak akan tewujud, kecuali di bahwa naungan Khilafah Islamiyah Rasyidah. Khilafah ini yang akan mempersatukan kaum Muslim di seluruh dunia, serta akan memimpin kaum Muslim untuk menjalani kehidupan bernegara dan bermasyarakat berdasarkan Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya. Insya’a Allah cita-cita ini dapat terwujud tidak lama lagi! (Asseifff)
Ya Allah, kami sudah menyampaikan, saksikanlah

Download Ref:
Hisab Rukyat Indonesia - Fahmi Amhar
Penentuan Awal-Akhir Ramadhan
Idhul-Adha wajib ikut Rukyat penduduk Makkah - M.Siddiq al-Jawi

Read More......

Wednesday, September 05, 2007

Tarhib Ramadhan 1428 H

"Telah datang bulan Ramadhan kepada kalian, bulan keberkahan yang di dalamnya Allah mendatangi kalian. Maka turunlah rahmat dan dihapuskanlah kesalahan-kesalahan...." (HR. Imam Thabarani dari Ubadah bin Shamit ra.)

Tarhib Ramadhan 1428 H
"Saatnya Ramadhan Saatnya Menerapkan Syariah"

Acara:
- Pawai Motor Keliling Jawa Timur
Malang (start di DPRD Kota Malang) :
Jumat, 7 September 2007 | pukul: 13.30 wib

- Masiroh (Jalan-jalan Santai)
Ahad, 9 september 2007 | pukul: 07.30 wib
Rute: Jl. Semeru (start) - Jl. Ijen - Jl. Kawi - Jl. Arjuno - Jl. Kahuripan -
Jl.Tugu - Jl. Kahuripan - Jl. Tugu - Jl. Kahuripan - Jl. Basuki Rahmat -
Alun-alun/Masjid Jami' (Finish)

Hizbut Tahrir Indonesia
DPD II Malang Raya
Jl. MT. Haryono XI-B/411 Malang

Kontak Panitia:
081334632854

Semarakkan Ramadhan Anda dengan menyimak dan mengikuti acara-acara HT Malang Raya lainnya selama bulan Ramadhan 1428 H.

Read More......

Wednesday, May 02, 2007

Undangan Konferensi Khilafah Internasional

Alhamdulillah KKI telah dilaksanakan walaupun banyak cobaan dan halang merintang,
namun dengan Izin Allah KKI sukses.



==============================
Hizbut Tahrir Indonesia mengundang kaum muslim pada acara:
Konferensi Khilafah Internasional

Ahad, 12 Agustus 2007 M
28 Rajab 1428 H
Pukul 08:00 - 12:00 WIB
Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta

Insya Allah menghadirkan pembicara dari:
Eropa, Australia, Palestina, Sudan, Jepang dan Indonesia
Juga tokoh-tokoh nasional dari NU, Muhammadiyah, MUI, Darut Tauhid, Menpora, dan Ormas-ormas Islam.

Pembicara:

1. Dr. Imran Waheed (Hizbut Tahrir Eropa)
“Tanda-tanda Kehancuran Peradaban Barat”
2. Syeikh Ismail Al Wahwah (Hizbut Tahrir Australia)
“Dunia Membutuhkan Khilafah”
3. Syeikh Issam Ameera (Hizbut Tahrir Palestina)
“Tanda-tanda Tegaknya Khilafah”
4. Syeikh Usman Abu Khalil (Hizbut Tahrir Sudan)
“Tantangan Setelah Tegaknya Khilafah”
5. Prof. Dr. Hassan Ko Nakata (Cendekiawan Muslim Jepang)
“Peran Perjuangan HT Membangun Peradaban Islam ke Depan”
6. Hafidz Abdurrahman, MA (Ketua Umum DPP HTI)
“Perjuangan Hizbut Tahrir Indonesia Menuju Khilafah”

Orasi Tokoh:

* KH. Abdullah Gymnastiar
* Prof. Dr. H. M. Amin Rais
* KH. Ma’ruf Amin
* DR. H. Adyaksa Dault, SH, M.Si.
* KH. Drs. Hasyim Muzadi
* Prof. Dr. Din Syamsuddin
* KH. Habib Riziq Shihab
* KH. Zainuddin MZ

Kantor Hizbut Tahrir Indonesia:
Gedung Anakida Lt.7, Jl. Prof. Soepomo No.27 Tebet Jakarta Selatan
Telp: 021-8305848 Fax : 021-8312111
Email : info@hizbut- tahrir.or. id
Contact Person : Fanani (0815-8366436 / 021-70031924)

Read More......
 

Home | Blogging Tips | Blogspot HTML | Make Money | Payment | PTC Review

Denoxcyber © Template Design by Herro | Publisher : Templatemu